Dwi Oblo
En Id Pt
Menu

Dwi Oblo

Dwi Oblo lahir di Wonogiri 6 April 1967, lulus dari Jurusan Arkeologi, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gadjah Mada Yogyakarta pada 1998. Saat ini tinggal dan bekerja di Yogyakarta. 

Sejak 2004 hingga saat ini bekerja sebagai pewarta foto lepas, juga aktif menjadi kontributor kantor berita Thomson-Reuters untuk wilayah Yogyakarta dan Jawa Tengah, serta Majalah National Geographic Indonesia dan Majalah National Geographic Traveler. Dalam sepuluh tahun terakhir, ia juga aktif memberikan pelatihan foto jurnalistik bagi beragam kalangan.

Sejak belia sudah menyukai beragam seni, termasuk seni lukis. Menggambar dan melukis adalah pijakan awalnya sebelum mengenal dan mengeksplorasi fotografi. “Saya memotret banyak hal, terkadang secara acak, karena pada dasarnya saya senang mendokumentasikan apa pun.” Pernah menjalani profesi sebagai desainer grafis di perusahaan kaos Jaran Ethnic T-Shirt. 

Beberapa pameran bersama dan tunggalnya: Art On T-Shirt (Bentara Budaya Yogyakarta, 2001); Printmaking in the future (Cemeti Art House, Yogyakarta, 2001); Pameran Seni Rupa Exploring Vacuum II—kolaborasi bersama Yudhi Soerjoatmodjo, Layung Buworo, Joned Suryatmoko berjudul Mutlak Jujur (Cemeti Art House, 2003); Pameran Tunggal Fotojurnalistik Remember Working (Kedai Kebun Forum, 2004). Dalam kurun 2011-2017 secara rutin bersama Pewarta Foto Indonesia/PFI memamerkan karya foto hasil liputan di beberapa tempat di Yogyakarta: Jangan Fitnah Merapi (2011); Yogya Berhenti Nyaman (2013); Ayo Ngguyu (2014); Nusa Bahari (2015); Di Mana Garuda (2017); Covid 19 dalam Lensa Jurnalis (2020).

Karya-karya fotonya ada dalam beberapa buku: Bengawan Solo, Riwayatmu Kini (National Geographic Indonesia, 2009); Kampung Kota, Kota Kampung, Potret 7 Kampung di Kota Yogyakarta (Pusat Studi Lingkungan Hidup UGM, 2010); Mt.Merapi 10, Summit Of Fire (Galeri Foto Jurnalistik Antara, 2010); Kretek Jawa, Gaya Hidup Lintas Budaya (Gramedia, 2011); Borobudur: The Road to Recovery (UNESCO bekerja sama dengan National Geographic Indonesia, 2012); Candi Indonesia seri Jawa dan luar Jawa (Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman, Direktorat Jendral Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2013); Asmaradan Merapi, Narasi Ketangguhan Orang-orang Merapi (BNPB dan UNDP, 2014); Ensiklopedi Nahdlatul Ulama Volume 1-4 (Mata Bangsa dan PB NU, 2014); Sinabung Kelud Calling (Galeri Foto Jurnalistik Antara, 2014); Ekuilibrium Sentarum (Balai Besar Taman Nasional Betung Keriun dan Danau Sentarum, Kalimantan Barat); Jelajah Energi (PT. Pertamina Persero, salah satu fotografer pengisi buku untuk ulang tahun ke-60 Pertamina, 2017), serta Kraton Yogyakarta, Pusat Kebudayaan Jawa (Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta, 2020).